NYARI PERLENGKAPAN BAYI MURAH? KE MATAHARIMALL, YUK?!



NYARI PERLENGKAPAN BAYI MURAH? KE MATAHARIMALL, YUK?! Menjadi seorang ibu untuk yang pertama kalinya adalah suatu moment berharga bagi seorang wanita. Anak pertama ibarat pangeran atau putri yang dinanti kehadirannya dan harus mendapatkan yang terbaik. Pun dengan saya sewaktu mempersiapkan kelahiran Baby Juna. Hampir semua perlengkapan bayi ingin saya beli, tanpa mempertimbangkan harga dan manfaatnya.


Saya masih ingat sekali, 2 tahun yang lalu saya terlalu sibuk dengan perlengkapan bayi buat Baby Juna tanpa memikirkan kondisi dan persiapan saya sewaktu akan melahirkan. Kala itu, wes pokoke madep mantep dan hati ini sudah tenang dan yakin saja, bisa lahiran normal ya Alhamdulillah, tapi kalau harus SC juga enggak apa-apa yang penting ibu dan anak sehat. Saya juga lupa, enggak terlalu menyiapkan soal ASI yang belum keluar-keluar, padahal beberapa teman saya ada ASI-nya yang sudah keluar saat masih hamil 8 bulan (yups, sewaktu hamil Baby Juna, 3 teman kantor saya juga tengah hamil serta 2 sepupu saya).

Nah, memangnya perlengkapan bayi apa saja sih yang saya beli? Kok sampai melupakan soal persiapan persalinan dan ASI?

Yang namanya pertama kalinya mau jadi ibu, pasti semua barang perlengkapan bayi saya lirik. Maunya, anak saya mendapatkan yang terbaik dan yang paling lengkap. Lihat ini itu langsung kepengen. Tapi saya kan juga harus lihat kantong juga, harus menyiapkan biaya persalinan apalagi saat dokter sudah memvonis kalau panggul saya sempit dan harus lahiran secara SC. Niat kepengen beli perlengkapan bayi yang lengkappun musnah sudah dan saya harus memilih-milih mana yang memang penting.


Selain popok, gurita, baju bayi, bedong, selimut bayi, tas bayi dan ada beberapa perlengkapan bayi yang saya wajibkan harus beli. Diantaranya : kasur bayi, bouncher, stroler dan gendongan bayi.

1.    Kasur bayi


Ngomongin soal kasur bayi, sebenarnya agak nyesel gimana gitu. Saya beli kasur bayi sampai 2 loh, yang satu saya taruh di baby box dan yang satu yang ada kerudungnya itu. Yups, saya beli lumayan mahal—menurut kantong saya loh, yaaa—etapi Baby Juna malah enggak mau tidur di kasurnya karena minta kelon. Alhasil, kasur bayinya kurang berfungsi. Etapi, setelah Baby Juna besar dan sampai sekarang, kasur bayinya baru berfungsi. Soalnya kalau nonton tivi harus pakai kasur bayi. Hehehe...

2.    Bouncher


Bagi sebagian ibu, bouncher itu penting enggak penting. Tapi kalau bagi saya sih penting. Secara, fungsi bouncher itu enggak Cuma sebagai kursi buat bayi doang, tapi ada suara musik yang bermanfaat buat perkembangan otak bayi. Selain itu, dulu kalau saya jemurin Baby Juna di pagi hari, saya taruh saja di bouncher. Jadi jejemuran sembari santai kayak di pantai gitu... LOL

3.    Stroler


Nah, stroler ini wajib jib jib. Apalagi saya memang sudah berencana enggak mau membiasakan ngegendong Baby Juna. Stroler bisa jadi alternatif, apalagi kalau jalan-jalan.

4.    Gendongan
Gendongan ini bisa gendongan instan tapi juga bisa gendongan selendang. Saya sih menggunakan keduanya. Kadang pakai gendongan instan, kadang pakai gendongan selendang.


Gendongan instannya sih enggak Cuma gendongan samping juga, tapi saya juga pakai gendongan kanguru alias Baby Carrier (setelah anak berusia 6 bulan lebih).


Keempat barang di atas baru perlengkapan bayi baru lahir, setelah itu masih ada lagi perlengkapan bayi yang harus saya beli. Seperti botol susu, tempat makan, terus baby walker dan mainan-mainan edukasi.

Ternyata, banyak juga yaaa perlengkapan bayi itu? Yups...

Dan saya ingat betul, sewaktu hamil besar itu saya pemalas sekali. Pengen beli ini itu tapi malas keluar rumah. Pun setelah jadi seorang ibu. Pas jadi ibu sih bukannya malas, etapi enggak tega ninggalin anak. Hehe... So, solusinya? Belanja online dong, kan sekarang kita hidup di dunia digital, belanja Cuma lewat segenggam smartphone saja, barang sudah nyampai rumah.

Saya adalah salah satu ibu yang suka belanja online. Buat saya, belanja online itu simpel. Cuma ketak-ketik di smartphone, cari barang yang mau dibeli, kalau sreg ya di beli dan kalau enggak ya tinggal nyari yang lain tanpa pakai sungkan sama yang jual. Kan beda ya, kalau belanja offline, kita masuk toko terus enggak jadi beli, kitanya malu terus penjualnya juga dongkol. Etapi kalau belanja online mah kita enggak perlu pakai malu dan penjual enggak usah pakai dongkol kalau kita enggak jadi beli.

Kalau sudah sreg dan beli, bayar tinggal transfer ajah. Malas ke ATM, sudah ada e-Banking atau SMS Banking. Habis itu, tinggal nunggu kurir nganterin barang sampai rumah. Duh... belanja kok mudah banget yaaaa....

Dan tahu enggak sih bu-ibu, di mana biasanya saya beli perlengkapan bayi buat Baby Juna? Ya di mana lagi kalau bukan di MatahariMall.

Kenapa MatahariMall?

Karena MatahariMall ini menyediakan perlengkapan bayi murah yang super duper lengkap loh bu-ibu. Mau nyari perlengkapan bayi dari usia new born sampai batita mah ada. Selain lengkap, harganya juga murmer, ada diskonnya dan buat bu-ibu yang kantongnya tipis kayak saya, bisa banget beli dengan cicilan 0%. Duh... asyik banget, kan?


Nah, buat bu-ibu yang tengah mencari perlengkapan bayi buat babynya atau buat kado, saya rekomendasiin beli di MatahariMall. Kalau mau kepoin dulu barang-barangnya, bisa banget...


#HappyShopping